Showing posts with label Social Media. Show all posts
Showing posts with label Social Media. Show all posts

Saturday, December 22, 2012

Iklan di Inbox Facebook | Social Media



 
Saat ini Facebook sedang mencoba 'layanan' barunya yang memungkinkan kita untuk mengirimkan pesan di inbox, bahkan ke orang yang bukan 'teman'. Layanan ini mengharuskan penggunanya membayar sebesar $1 sekali kirim pesan. 

Saat ini, apabila kita mendapatkan pesan dari orang yang tidak kita kenal, atau dari 'mass message', semoga anda sudah tau, larinya ke Other (see pic). 'Other' ini berfungsi seperti spam folder di inbox email kita. Dengan adanya layanan berbayar ini, semua message yang tadinya/seharusnya masuk ke spam, akan bisa masuk ke inbox.

Layanan seperti ini sebetulnya sudah dilakukan oleh LinkedIn khusus untuk akun premiumnya. Tetapi, menurut saya, Facebook jauh berkesan vulgar dengan monitize hampir semua layanan di websitenya. Jangan lupa, anda juga sekarang bisa membayar $7 agar postingan status bisa dilihat oleh lebih banyak orang.

Jadi bersiap saja, sebentar lagi inbox kita akan dipenuhi oleh iklan, iklan dan iklan lagi. Karena untuk advertising agency, ini berarti jangkauan yang lebih akurat daripada hanya melalui facebook ads. Orang mungkin gak cermat dengan facebook ads di sebelah kiri, tapi setiap orang pasti akan buka inbox nya.

Baca juga :


 
 

Wednesday, December 19, 2012

Kebijakan Baru Instagram Yang Kontroversial

Kebijakan baru Instagram yang akan mulai berlaku pada tanggal 16 Januari 2013 sangat mengecewakan penggunanya. Di dalam kebijakan baru nya, Instagram diperbolehkan untuk memakai foto yang di upload penggunanya untuk kepentingan bisnis Instagram, seperti pemakaian foto tersebut untuk kepentingan iklan.

Awal tahun ini, Instagram dibeli oleh Facebook dengan harga lebih kurang $1M, dalam kebijakan barunya, foto-foto yg diupload juga bisa dipakai oleh Facebook. 

Dalam rilisnya, bahkan National Geographic memutuskan untuk berhenti memposting gambar di Instagram dikarenakan kebijakan baru ini. National Geographic mempunyai 640.000 lebih followers di Instagram. Mengingat reputasinya, keputusan @NatGeo untuk tidak berhubungan dengan Instagram sangat dimaklumi oleh berbagai pihak.

Pengguna Twitter banyak yang protes dengan kebijakan ini. Akun @YourAnonNews yang sering dihubungkan dengan komunitas hackers dunia Anonymous menyerukan un-install Instagram di smart phones. Harstag #BoycottInstagram juga menjadi trending topic dalam beberapa hari terakhir ini.

Berikut cuplikan kebijakan baru Instagram yang menjadi kontroversi :


Biarpun demikian, CEO Instagram Kevin Systrom menyatakan Instagram tidak pernah mempunyai maksud untuk menjual photo-photo penggunanya.